Cara Kerja Rem Tromol Sepeda Motor

Menu Atas

Cara Kerja Rem Tromol Sepeda Motor

Renggaar


Renggars.com - Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan sedikit pengetahuan dasar tentang sistem kerja dari Rem Tromol pada sepeda motor. Untuk itu simak ulasan lengkapnya berikut! Sistem pengeremana adalah salah satu rangkaian mekanikal yang berfungsi untuk memperlambat atau mengurangi laju kendaraan saat berjalan.

Cara kerja rem tromol memanfaatkan perusahaan energi gerak menjadi energi panas. Untuk menghasilkan gesekan rem tromol menggunakan  metode gaya gesek. Maka disaat kedua material bergesekan, kedua nya akan terhambat dan menimbulkan friksi serta panas disaat itulah laju kendaraan akan berkurang dan lama kelamaan akan berhenti.

Cara Kerja Rem Tromol Sepeda Motor

Seperti yang kita ketahui sistem rem tromol memiliki 2 tipe yang sering digunakan untuk sepeda motor antara lain :

  1. Rem tromol tipe Single Leading
  2. Rem tromol tipe Two Leading

Untuk mengetahui bagaimana cara kerja dari kedua tipe rem tromol yang ada diatas mari kita bahas satu persatu.

1. Rem tromol tipe Single leading

Rem tipe single leading, tipe ini lah yang paling banyak digunakan untuk rem belakang sepeda motor. Tipe ini dikenal memiliki konstruksi lebih simple dibandingkan tipe lain.

Ciri rem tipe single leading adalah, memiliki satu buah cam atau nok yang digunakan untuk menggerakan sepatu rem di salah satu sisi. Sementara itu disisi lainya diletakan pivot pin sebagai dudukan atau sebagai penopang sepatu rem.

Cara kerja rem tromol tipe single leading saat pedal rem diinjak, tuas penggerak rem akan menggerakan cam pada ujung sepatu rem. Sehingga sepatu rem bergerak melebar dan menyentuh tromol rem, sehingga menimbulkan gesekan yang akan menghentikan laju kendaraan.

2. Rem tromol tipe two leading


Untuk rem tromol tipe two leading, memiliki ciri dua buah cam atau nok yang terletak di setiap ujung sepatu rem. Kedua nok tersebut digerakan bersamaan melalui kabel kawat rem.

Cara kerja tipe two leading ini disaat pedal rem ditekan maka tuas penggerak rem juga akan bergerak. Pada tipe ini ada dua buah tuas penggerak rem, yang akan bergerak saat pedal rem tertekan. Kedua tuas itu akan menggerakan sepatu rem ke arah tromol.

Maka kampas rem bergesekan dengan tromol rem, namun gesekan yang terjadi lebih sempurna. Karena seluruh permukaan kampas rem bergerak sejajar.



Itulah cara kerja rem tromol yang saya ketahui semoga bisa membantu untuk menambah wawasan kalian, sekian postingan yang saya buat.

Jangan lupa share dan komentarnya untuk membantu website ini supaya berkembang lebih baik.